Informasi terbaru Angklung Semarakkan Pembukaan West Java World Music Festival
Bandung - Permainan angklung oleh 2010 pelajar SD hingga SMA menyemarakkan pembukaan West Java World Music Festival 2010 di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Dipati Ukur, Bandung, Jumat (19/11). Festival musik dua hari itu menampilkan 15 musisi dan band dari dalam dan luar negeri.

Permainan angklung massal tersebut memainkan lagu diantaranya Peuyeum Bandung, Angklung is the Music of My Country, Yamko Rambe Yamko, dan Alusio. Seluruh lagu yang dimainkan secara medley itu dipimpin oleh seorang konduktor. "Kami berlatih sebulan, dua kali latihan gabungan," kata Fitrena, pelajar SMAN 8 Bandung, Jumat (19/11).

Permainan angklung itu juga untuk menyambut disahkannya angklung oleh UNESCO sebagai warisan dunia dari Indonesia pada 18 November. Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf saat membuka acara meminta kepada seluruh pelatih angklung dan musisi membuat karya angklung yang lebih hebat lagi.

Kolaborasi permainan kelompok Samba Sunda, Dwiki Darmawan, gitaris Colin Bass dari Inggris dan Jenny Weisgerber asal Jerman, serta Kamal Musalam dari Dubai, langsung menggebrak di awal pementasan. Hingga malam nanti, dua panggung akan bergantian diisi kelompok Malire, Komunitas Seniman Bangun Pagi, Jenny Weisgerber, Ttukunak, Kamal, dan Namin.

Kelompok Akarkina akan membuka panggung di hari kedua, Sabtu (20/11), mulai pukul 10.00 WIB. Disusul Warogus, Saratuspersen, 4Peniti dan Jenny Weisgerber, Colin Bass & Sambasunda serta Harry Pochang, Viky Sianipar, Krakatau, serta Darso. Penampilan Balawan akan menjadi penutup acara yang diselenggarakan oleh Dinas Budaya dan Pariwisata Jawa Barat itu. West Java World Music Festival mempertemukan musik, instrumen, dan musisi lokal di Jawa Barat dengan pemusik internasional. ANWAR SISWADI

Sumber : http://www.tempointeraktif.com
Tinggalkan komentar anda tentang Angklung Semarakkan Pembukaan West Java World Music Festival

0 komentar:

Posting Komentar

Recent Posts